Percepatan dalam, Pembangunan Irigasi, jelang Musim Penghujan

Percepatan dalam, Pembangunan Irigasi, jelang Musim Penghujan

Banyuwangi - Postberita.com - Pengerjaan plesengan irigasi terus di kebut, oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU ) Pengairan kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, kegiatan ini terus memberikan kontribusi bagi pemeliharaan lingkungan dan tata ruang suatu desa, khususnya terhadap para petani

Dimana desa yang memiliki akses pengairan yang rawan banjir, oleh sebab itu dinas Pekerjaan Umum ( PU ) Pengairan terus kerjakan dan  menargetkan dalam program masyarakat terkait dengan penyaluran irigasi air, aman lancar tidak ada rawan ke banjiran atau pun air tidak menggenang

Apa lagi sekarang di musim penghujan sangat rawan banjir tanah longsor, seperti penahan bahu jalan tidak tergerus air, yang bisa mengakibatkan badan bahu jalan longsor

Senen 17/11)2025, pengerjaan plesengan yang berada di dusun curah pacul RT 04 RW 02  Desa Tambak Rejo Muncar Banyuwangi, sudah mulai di kerjakan

Dari pengerjaan plesengan tersebut, apa yang di sampaikan pelaksana, sebut saja , PK Lisus, kerjaan plengsengan ini membantu para petani, dalam hal, penggunaan pada saluran air yang mengalir, sehingga tidak mempengaruhi lahan sawah petani, 

Dan ketika air yang berada di area persawahan tidak mengurangi debit air sawah, ucapnya

Namun, adanya plengsengan bisa manfaat pada bahu jalan, tidak longsor, tergerus air, debit air pun  terus lancar sampai ke hulu

Tambahnya, jarak radius pengerjaan plesengan" Dren Nase" atau Penyangga Bahu jalan Kurang lebih @ Rp.300 m, dari plesengan di kerjakan sembilan puluh hari kalender atau tiga bulan ( 3 ) , memang  Plengsengan " Dren Nase Air" sangat berguna tuk peningkatan air juga pendistribusiannya masih tetap lancar juga bermanfaat bagi para petani..ujarnya...

Harapan, dari pelaksana,  "Lisus" ya...semoga dari pemerintah kabupaten Banyuwangi khususnya pada Dinas Pekerjaan Umum (PU ) Pengairan Banyuwangi, bisa selalu mengalokasi pada desa- desa yang terkendala dalam pembangunan, bisa di katakan ketinggalan dalam pengajuan program " tata ruang " Desa terutama di penyaluran Air

Tri.