Postberita.com Kabupaten Sukabumi — Program bantuan pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak bencana banjir di Kelurahan Palabuhanratu terus berjalan. Program yang digulirkan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat pada tahun anggaran 2026 itu kini memasuki tahap progres pembangunan sekitar 50 persen.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai target, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disperkim Provinsi Jawa Barat, Indi Nurdiansah turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi ke lokasi pembangunan pada Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Indi didampingi tim teknis guna meninjau kualitas bangunan serta perkembangan fisik rumah panggung yang tengah dibangun.
“kami bersama tim rutin melakukan pengecekan di lapangan. Hal ini kami lakukan untuk memastikan anggaran yang telah dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk warga terdampak banjir, khususnya program rumah panggung ini, dapat dilaksanakan secara optimal, tepat guna, dan sesuai spesifikasi teknis,” ujar Indi saat meninjau lokasi kegiatan.

Menurutnya, rumah panggung yang dibangun memiliki desain dua lantai dengan konsep adaptif terhadap wilayah rawan banjir. Bagian lantai atas difungsikan sebagai area utama hunian yang nyaman dan aman untuk ditempati warga, sedangkan bagian bawah digunakan sebagai ruang terbuka sekaligus penyangga bangunan ketika debit air meningkat saat banjir.
Indi menjelaskan, program bantuan rumah panggung tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan perlindungan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.
Pada tahun 2025 lalu, Disperkim Provinsi Jawa Barat telah membangun sebanyak 20 unit rumah panggung di Kelurahan Palabuhanratu. Sementara pada tahun anggaran 2026 ini, jumlah bantuan yang dibangun kembali sebanyak 20 unit.

Tak hanya sampai di situ, program tersebut dipastikan akan terus berlanjut pada tahun mendatang. Indi menyebut usulan lanjutan program yang disampaikan oleh Bupati Sukabumi telah mendapatkan respons positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“usulan yang disampaikan Bupati Sukabumi, untuk tahun 2027 mendatang dipastikan masih akan ada program serupa. Artinya, perhatian bagi warga di wilayah rawan bencana ini terus kami jaga dan perluas,” tegasnya.
Sementara itu, Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada masyarakatnya. Ia mengaku pembangunan rumah panggung tersebut menjadi harapan besar bagi warga yang selama ini terdampak banjir dan membutuhkan hunian yang lebih aman.