Sukabumi, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama masyarakat nelayan menggelar Syukuran Hari Nelayan ke-69 di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. 

Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan masyarakat pesisir ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, nelayan, serta ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Rangkaian Syukuran Nelayan ke-69 berlangsung pada 15–19 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan bahwa kegiatan syukuran nelayan bukan sekadar bentuk rasa syukur atas hasil laut yang diperoleh para nelayan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir dan ekosistem laut.


Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian sumber daya perikanan, Wakil Bupati bersama para tamu undangan melakukan penaburan benih ikan di kawasan perairan Pantai Palangpang. 

Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus meningkatkan populasi ikan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat nelayan.

H. Andreas juga menegaskan bahwa kawasan Pantai Palangpang yang berada di kawasan Geopark Ciletuh memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Sukabumi. 

Menurutnya, keindahan alam yang dimiliki kawasan tersebut telah menarik minat wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

"Pantai Palangpang memiliki panorama alam yang luar biasa. Selain pantainya yang indah, kawasan ini juga dikelilingi berbagai destinasi wisata alam seperti Curug Gunung dan sejumlah objek wisata lainnya yang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara," ujar H. Andreas.

Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjaga kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan sehingga potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Sukabumi terus berkembang serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan nelayan di kawasan pesisir.

Syukuran Hari Nelayan ke-69 turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya, hiburan rakyat, serta pertunjukan seni yang menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi masyarakat pesisir sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui sektor pariwisata dan UMKM.