Postberita - SUKABUMI - Upaya penguatan infrastruktur pertanian di Desa Muaradua terus dikebut. Pada hari ini, Selasa (07/04/2026), Kelompok Tani (Poktan) Harapan Jaya menyatakan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan program bantuan pemerintah berupa Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT).
Proyek yang bersumber dari Dana APBN Pusat Tahun Anggaran 2026 ini dikelola langsung secara swakelola oleh masyarakat setempat. Dengan nilai anggaran sebesar Rp100.000.000,-, pembangunan ini diharapkan mampu mengoptimalkan distribusi air ke lahan-lahan persawahan warga yang selama ini sangat bergantung pada sistem irigasi yang prima.
Ketua Poktan Harapan Jaya, Bapak Amas, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian.
"Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan karena kegiatan pembangunan irigasi ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar sesuai rencana. Kami bekerja secara swakelola agar hasilnya maksimal dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan," ujar Pak Amas.

Lebih lanjut, beliau berharap agar pembangunan ini membawa dampak nyata bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Muaradua.
"Semoga masyarakat setempat, khususnya para petani, merasa senang dan terbantu dengan adanya bantuan irigasi ini. Air adalah urat nadi pertanian kita; jika pengairannya bagus, insya Allah hasil panen juga akan meningkat," tambahnya.
Proyek yang dimulai sejak 2 Maret 2026 ini ditargetkan rampung pada akhir Juli mendatang. Dengan adanya perbaikan infrastruktur ini, Kelompok Tani Harapan Jaya optimis produktivitas padi di wilayah Kecamatan Kadudampit akan semakin meningkat dan mendukung ketahanan pangan nasional.