Postberita.com-Kabupaten Sukabumi, 13 Mei 2026 — Suasana ramai terlihat di Pantai Citepus, Rabu (13/5/2026), ketika puluhan warga memadati kawasan pesisir untuk menyambut datangnya musim ikan impun. 

Tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat pesisir ini kembali menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Kabupaten Sukabumi.

Sejak siang hingga menjelang sore hari, warga dari berbagai wilayah sekitar Palabuhanratu terlihat berkumpul di bibir pantai sambil membawa perlengkapan sederhana untuk menangkap ikan impun. Aktivitas tersebut berlangsung di sepanjang garis pantai dengan suasana penuh antusias dan kekeluargaan.


“Ieu waktuna ikan impun, ikan leutik anu loba dipilarian. Urang Sunda biasana nyebut lauk laletik atawa impun bodas,” ujar Usman, salah seorang warga yang rutin mengikuti tradisi penangkapan ikan impun setiap musimnya.

Ikan impun merupakan jenis ikan kecil yang memiliki nilai ekonomis sekaligus nilai budaya yang tinggi bagi masyarakat pesisir Sukabumi. Selain menjadi bahan konsumsi favorit masyarakat, ikan ini juga kerap diolah menjadi berbagai hidangan khas Sunda yang memiliki cita rasa unik dan diminati banyak orang.

Bagi warga setempat, musim ikan impun bukan sekadar aktivitas mencari penghasilan tambahan. Tradisi ini telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat pesisir. Kehadiran musim impun juga menjadi momentum berkumpulnya keluarga dan warga sekitar pantai, menciptakan suasana hangat yang mempererat hubungan sosial antarwarga.

Keindahan alam Pantai Citepus turut menambah daya tarik kegiatan tersebut. Hamparan pasir putih, deburan ombak Samudra Hindia, serta udara pantai yang sejuk membuat kawasan ini ramai dikunjungi masyarakat yang ingin menikmati suasana pantai sambil menyaksikan aktivitas penangkapan ikan impun secara langsung.

Sejumlah pengunjung mengaku sengaja datang untuk menikmati fenomena musiman tersebut. Selain menjadi hiburan keluarga, aktivitas ini juga dinilai mampu mendukung geliat ekonomi masyarakat lokal, terutama pedagang makanan, pelaku usaha kecil, hingga jasa wisata di sekitar kawasan pantai.

Pemerintah dan tokoh masyarakat setempat juga mengimbau seluruh pengunjung agar tetap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pantai. Kesadaran menjaga ekosistem laut dinilai penting agar keberadaan ikan impun tetap terjaga dan tradisi masyarakat pesisir dapat terus berlangsung pada masa mendatang.

Dengan perpaduan antara tradisi budaya, potensi ekonomi, dan panorama alam yang memukau, musim ikan impun di Pantai Citepus kembali menjadi daya tarik khas pesisir selatan Kabupaten Sukabumi yang selalu dinanti masyarakat setiap tahunnya.