Postberita - Sukabumi - ​Peristiwa robohnya atap dua ruang kelas menimpa SD Negeri Ciganas di Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu pagi (3/5/2026). Bangunan yang sudah berumur dan kondisi kayu yang lapuk diduga menjadi pemicu utama ambruknya konstruksi atap tersebut.

​Beruntung, insiden yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka, mengingat sekolah dalam kondisi libur sehingga tidak ada aktivitas di area gedung.

​Respons Pihak Sekolah dan Strategi Belajar

​Kepala SDN Ciganas, Tati, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, faktor cuaca berupa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut belakangan ini mempercepat kerusakan pada struktur atap yang memang sudah usang.

​Meski kehilangan dua ruang kelas, Tati memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan tetap berlangsung dengan skema darurat:

​Pembagian Sesi: Siswa akan dibagi menjadi dua jadwal, yakni kelas pagi dan kelas siang.

​Optimalisasi Ruang: Memanfaatkan ruang kelas yang tersisa agar hak belajar siswa tetap terpenuhi.

​"Kami berharap pembangunan segera direalisasikan agar siswa dan guru bisa kembali beraktivitas dengan tenang tanpa rasa was-was," ujar Tati.

​Komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi