Kinerja Satgas Citarum Harum dan Intansi Terkait Penataan KJA Diapresiasi Maritim

Kinerja Satgas Citarum Harum dan Intansi Terkait Penataan KJA Diapresiasi Maritim

Cianjur | Senin 18 Desember 2023, Assisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya, Deputi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Cahyadi Rasyid S.T M.Si bersama intansi terkait melakukan kunjungan ke waduk Cirata tepatnya di perairan dermaga Coklat, Desa Cikidangbayabang, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Tujuan kegiatan tersebut tak lain adalah dalam rangka melihat progres penanganan KJA Di Waduk Cirata yang sekaligus menjadi bagian dari penaganan Satgas Citarum Harum.

"Hari ini kami melakukam kunjungan ke waduk Cirata untuk melihat progres penaganan KJA di Waduk Cirata, hal ini juga sebagai bagian dari kinerja penaganan satgas Citarum Harum," kata Cahyadi, kepada wartawan.

Berdasarkan pantauan dilapangan dalam kesempatan tersebut rombongan yang berniat untuk meninjau langsung ke lokasi KJA harus mengurungkan niatnya, karena perairan di lokasi peninjauan dipenuhi hamparan eceng gondok, sehingga tidak mungkin bisa dilalui.

Demi menjaga keselamatan akhirnya tim melakukan peninjauan hanya di pinggiran waduk saja.

Usai peninjauan dilakukan, tim melakukan rapat koordinasi hasil peninjauan sekaligus membahas rencana kerja di aula desa setempat.

Atas hal tersebut, Cahyadi sangat mengapresiasi kinerja para tim penaggulangan waduk Cirata yang sampai saat ini sudah mencapai target bahkan lebih maksimal.

Kendati demikian pihaknya beserta intansi terkait akan terus berupaya untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi.

"Kita melihat bahwa kinerja dari satgas untuk penaganan KJA ini sudah melebihi target dan ini hasilnya sangat menggembirakan, meskipun sudah seperti itu kerja keras harus tetap kami dilakukan untuk hasil yang maksimal, " uangkapnya.

Terakhir ia mengharapkan, penanganan eceng gondok dapat dilakukan lebih extra supaya kedepannya yang tadinya dinilai kurang bermanfaat bisa menjadi barang atau bahan yang berguna seperti pakan ataupun kerajinan.

"Eceng gondok ini memang salah satu problematika dalam penanganan waduk dan saya pikir sama dengan penataan KJA yang harus melibatkan semua stakeholder dan saya pikir sudah ada yang dilakukan. Misalnya pengerukan atau pengambilan eceng gondok dari pengelola waduk maupun satgaas yang mungkin kedepan perlu inovasi-inovasi yang lebih banyak lagi dan dilakukan riset dari pemerintahan daerah maupun pusat agar eceng gondok ini lebih dapat bermanfaat," harapan menutup wawancara dengan wartawan.

(Shandi R.A)