Cegah Terjerat Narkoba, Kodim 0608/Cianjur Sosialisasikan P4GN

Cegah Terjerat Narkoba, Kodim 0608/Cianjur Sosialisasikan P4GN
Foto: Cegah Terjerat Narkoba, Kodim 0608/Cianjur Sosialisasikan P4GN

CIANJUR | Sebanyak 17 Wilayah Kecamatan di Kabupaten Cianjur Jawa Barat Indonesia yang terindikasi marak kasus narkoba, Dandim 0608/CJR, Letkol Kav Yerry Bagus Merdiyanto, S.I.P., M.Han, lakukan Penyuluhan, Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Semester 1 TA 2024.

Penyuluhan tersebut bertempat di Aula Makodim 0608/Cianjur Siliwangi No 47 Kelurahan Sawahgede Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Kamis (20/06/2024).

17 wilayah dari 32 Kecamatan yang terindikasi kasu tersebut antaralain, Kec. Cianjur kota, Cidaun, Cipanas, Cibeber dan Kec. Gekbrong.

"Kegiatan program P4GN ini dilaksanakan per semester selama satu tahun dengan peserta terdiri dari perwakilan Babinsa dan Staf Kodim, guna mensukseskan program Komando atas dan kegiatan P4GN dari BNN Kab. Cianjur," Ungkap Dandim 0608/CJR.

"Efek yang ditimbulkan dari Narkoba adalah efek kedalam dan keluar, untuk kedalam yakni kita sendiri, narkoba adalah musuh kita bersama dimana dalam era modern perang yang kita lakukan adalah melawan narkoba. Perusak anak muda adalah narkotik dan obat terlarang. Didalam, kita harus bisa menjaga diri, TNI adalah sebagai tauladan jangan sampai kita sendiri yang terlibat narkoba, ingat hukumannya adalah pemberhentian dengan tidak hormat.

Karena itu jauhi narkoba sayangi keluarga. Dulu ada kasus di Jawa Timur, ada seorang suami yang menggunakan narkoba, lambat laun isterinya jadi pemakai, jadi kita harus bisa membentengi diri kita sendiri, Untuk dampak keluarnya nanti akan disampaikan oleh BNN yang nantinya harus di sosialisasi oleh Babinsa kebawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," tambah Letkol Kav Yerry Bagus Merdiyanto.

Sementara itu, Kepala BNN Kab. Cianjur Muhammad Affan Eko Budi Santoso, menegaskan pada tahun 2024, ada 108 orang kasus penyalahguna narkotika yang terjadi di Cianjur, terutama Obat keras dengan daftar G yang sering di konsumsi tanpa resep dokter.

 

"Benteng terdepan sebelum keluarga dan masyarakat adalah kita sendiri, kita aparat pertahanan negara jangan pula malah menyalahgunakan narkotika dan kami dari BNN terbuka menerima laporan masyarakat yang ingin direhabilitasi atau informasi intelijen yang berguna untuk kami lakukan penindakan di lapangan. Kita berada dibawah Presiden langsung dan kita bisa lakukan penindakan." Pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan Test Urine kepada perwakilan dari Koramil Jajaran Kodim 0608/Cianjur sejumlah 25 orang, untuk hasil test urine akan dikirimkan lewat surat dari BNN Kab. Cianjur kepada Kodim 0608/Cianjur.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BNN Kab. Cianjur Bpk. Muhammad Affan Eko Budi Santoso, Kasdim 0608/Cianjur Mayor Arm Nanda Supriyatna, Perwakilan Perwira Staf Kodim 0608/Cianjur, Kapolkes Letda Ckm Muhammad Iqbal, A.Md.Kep, anggota Denkesyah Kodim 0608/Cianjur dr. Firman dan perwakilan Babinsa tiap-tiap Koramil 0608/Cianjur.(Restu)