Akibat Arus Pendek Listrik Ponpes Hangus Dilahap SiJago Merah

Akibat Arus Pendek Listrik Ponpes Hangus Dilahap SiJago Merah

CIANJUR | Diduga akibat arus pendek listrik Pondok pesantren (Ponpes) Al hijrah di Kampung Harjalaksana, Desa Neglasari Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, hangus terbakar, Senin (08/07/2024).

 

Informadi yang dihimpun, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material kurang lebih senilai Rp.300 juta.

 

Menurut keterangan, Soleh Dede (49) warga kampung Harjalaksana mengatakan, kejadian bermula dirinya melihat salah seorang santri yang menjerit sambil meminta tolong kepada warga setempat.

 

"Seluruh santri dan warga langsung berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya, selang 15 menit datang dua unit Damkar dari Ciranjang," ungkapnya.

 

Sambung Dede, lokasi Ponpes yang berada dilingkungan padat penduduk.selama 30 menit  kobaran api berhasil bisa dijinakkan dan tidak merembet pada bangunan rumah warga.

 

"Saya tidak tahu persis awalnya kejadian kebakaran, namun mendengar riuhnya suara santri minta tolong ada kebakaran, setelah dilihat ternyata benar lantai dua Ponpes Al hijrah terbakar," paparnya.

 

Pimpinan Ponpes Alhijrah Kiyai Cecep Kosasih menambahkan, ketika terjadinya kebakaran Ponpes, pihaknya sedang tidak ada ditempat sedang berada di perjalanan.

 

"Setelah menerima informasi dari pihak keluarga, bahwa Ponpes terjadi insiden maka saya langsung kembali pulang," ucapnya.

 

Menurut informasi dari para santri dan dari pihak keluarga, seluruh santri saat itu sedang makan didapur bawah yang lokasinya tak jauh dari bangunan Ponpes yang terbakar.

 

"Setelah mendengar jeritan warga minta tolong adanya kebakaran maka seluruh santri berhamburan hendak naik ke Kobong, namun kobaran api sudah membesar. Lalu santri langsung berupaya berbaur beserta warga memadamkan kobaran api dengan alat seadanya," ungkapnya.

 

Dengan adanya itu pihkanya seraya mohon doa pada semua pihak supaya ponpes Alhijrah bisa dibangun kembali karena kasihan sama para santri kurang lebih 40 orang tidak tak punya kamar tidur Kobong.

 

"Kami mohon doanya saja pada semua pihak semoga Ponpes yang terbakar cepat ada rizqinya untuk dibangun kembali," ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Neglasari Enci Nurhayati, menjelaskan, dengan adanya terjadinya kebakaran Ponpes Alhijrah pihaknya ikut prihatin karena Ponpes itu merupakan tempat untuk mencetak para generasi muda dalam bidang agama dan setelah terbakar mungkin menjadi kendala dan semoga hal itu bisa cepat terselesaikan.

 

"Dengan adanya itu pihaknya berucap terimakasih kepada semua pihak dan seluruh warga setempat yang telah ikut andil berjibaku membantu memadamkan kobaran api dan sekaligus membantu membereskan puing puing gedung bekas kebakaran," tuturnya.

 

Enci Menambahkan, dirinya juga sangat berterimakasih kepada pemadam kebakaran karena langsung sigap mematikan kobaran api.

 

"Terima kasih juga kepada Jajaran Damkar Ciranjang dengan sigap bisa memadamkan kobaran api," tutupnya.(Der)